Arjuna konsultasi pada Kresna tentang hakikat hidup

Ibn Taimiyah (2005) sudah mencoba memberi benang merah antara Waliyulloh dengan Walishaithon sebab keduanya nyaris sulit dibedakan, apalagi bagi orang awam yang masih silau pada keistimewaan seseorang.

Simpulan yang dapat ditarik dari karya Ibn Taimiyah tersebut adalah:

1. Waliyulloh selalu lemah lembut, mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Dia tidak suka secara frontal menanggapi issue-issue agama yang sensitif, dengan selalu mengembalikan kepada kekuasaan Alloh, dengan berkata: Kisanak, kita belum tentu salah dan diapun belum tentu benar; sebaliknya kitapun belum tentu benar dan diapun belum tentu salah, yang maha benar adalah Alloh.

2. Walishaithon bisa memutar balik fakta, yang benar bisa kelihatan salah dan yang salah bisa kelihatan benar, biasanya ditutupi dengan kemampuan “karomah” (tentunya pemberian setan). Ini sungguh yang sering mengecoh umat. Bayangkan, bila dia seorang yang hebat… bisa sholat di atas awan, bisa berjalan di atas air dan sejuta “karomah” yang lain. Mungkinkah kisanak terhindar dari tipu dayanya? Berlindunglah kepada Alloh…

3. ¬†Memang Waliyulloh juga memiliki karomah, namun muncul hanya pada saat-2 tertentu, dan bukan dipamerkan. Dan jangan heran banyak Waliyulloh yang tidak muncul karomahnya sepanjang hidup. Dia nampak bodoh dalam urusan agama, sering dicaci dan diejek masalah memampuan agamanya. Jalan hidupnya sering kontroversial, bahkan tidak jarang dia “nampak” melanggar hukum agama. Namun sesungguhnya apa yang dikatakan, adalah perkataan Rob, yang dia perbuat atas perintah Rob. Hati-hati dengan Waliyulloh jenis ini, tetap hormati, mohon ridho nya, jangan sakiti hatinya sebab sekali berdo’a, dijamin tembus… Wali semacam ini disebut Wali Mastur. Dia Waliyulloh yang sengaja disembunyikan untuk menguji para ahli ibadah yang sombong dengan ibadahnya.

4. Ada juga Waliyulloh yang Mashur, dia terkenal, banyak pengikut dan fatwanyapun sangat kontemporer dan mudah dicerna. Untuk yang satu ini sudah banyak terlihat, salah satunya adalah Romo Kyai Achmad Asrori (Alm.). Maaf, jangan menyanjung dia sebab satu sanjungan akan menurunkan derajat kewaliannya, sebaliknya ikuti fatwanya maka anda akan di belakangnya. Jangan juga memusuhinya, sebab dijamin anda akan jadi musuh Alloh.

5. Peringatan terakhir (Astaghfirulloh…). Waliyulloh tidak selalu memilki karomah, dan yang memilki karomah belum tentu Waliyulloh. Walishaithon kebanyakan memiliki karomah (pemberian setan), dan selalu memamerkan karomahnya untuk menutupi kesalahannya, dan mengelabui umat agar terperangkap dengan tipu dayanya.

Kita berlindung kepada Alloh….

Pengelola blog