Saat Arya Penangsang dan Sultan Hadiwidjaja berargumentasi tentang keampuhan keris masing-2, Arya Pengangsang mengklaim bahwa kerisnya “Kyai Setan Kober” sangat ampuh.  Sultan Hadi Widjaja pun tak kalah, dia mengklaim bahwa kerisnya “Kyai Crubuk” juga sangat ampuh. Wal hasil, sebenarnya masing-masing keris itu sama ampuhnya, tergantung siapa yang pegang. Artinya, keampuhan keris itu selalu menyatu dengan pemiliknya. Barangkali keris Setan Kober tidak akan berfungsi jika yang memegang Sultan Hadi Widjaja, sebaliknya keris Kyai Crubuk pun akan mlempem jika yang pegang Arya Penangsang. Kecuali keris pinjaman resmi…tentunya tuah akan mengikuti tuannya. Misalnya Tombak Kyai Plered yang dengan rela hati dipinjamkan kepada Danang Sutawidjaja saat melawan Arya Penangsang, tentunya Si pemilik tombak (Sultan Hadi Widjaja) sudah rela tombaknya dipinjam…

Pentingnya Penyelarasan Pusaka

Di jaman sekarang, keris pusaka atau jenis pusaka lainnya bukan lagi sebagai senjata. Namun pusaka itu tetap dipelihara dan dimohon tuahnya (atas izin Alloh). Nah untuk kasus yang demikian tentunya pusaka-2 tersebut harus diselaraskan dengan si “empunya” yang baru (mungkin pusaka warisan atau dari spiritualis dengan mahar). Tanpa proses penyelarasan, dijamin pusaka tadi tidak akan berfungsi alias bagai besi tua tak berguna.

Kami Forum Konsultasi Spiritual bersedia membantu penyelarasan pusaka-2 yang anda miliki dengan diri anda. Syarat-2 sbb:

1. Kirim foto diri dan foto keris telanjang via email attachment ke sgngpurwanto@yahoo.com

2. Kirim data diri anda, nama, tgl lahir, nama ibu kandung

3. Sebutkan tuah yang diinginkan (Kerejekian, kewibawaan dll.)

3. Mahar penyelarasan Rp 100 rb per bilah pusaka (Transfer ke BNI Norek 002800519 a/n Sugeng Purwanto)

Mudah bukan? Silahkan…  dari pada anda memelihara pusaka namun tidak berfungsi maksimal.

Salam,

Pengelola Blog