Saat Paranormal Pasang Susuk

Mendengar kata “susuk”, bulu kuduk ini terasa mrinding.  Yang terbayang adalah adanya sebuah benda asing terbuat dari emas, intan atau berlian yang bersarang atau “disarangkan” dengan ritual tertentu oleh paranormal tertentu untuk tujuan tertentu pula, misalnya kecantikan, ketampanan, kewibawaan, ataupun kerejekian (usaha dagang). Yang lebih ngeri lagi terbayang pada saat ajal nanti yang konon bagi pemegang susuk akan mengalami kesulitan. Benarkah?

Dari segi power, apa ya mungkin malaikat pencabut nyawa “kalah” dengan susuk? Hanya gara-gara susuk misalnya, nyawa jadi sulit tercabut? Rasanya koq mustahil. Malaikat dengan kuasanya atas izin Alloh, tentunya tidak akan merasa kesulitan kalau   hanya melawan susuk.  Yang jelas, lahir, hidup dan matinya seseorang sudah digariskan oleh Sang pencipta, lahir di mana, melalui siapa, hidupnya bagaimana, matinya kapan dan di mana dan oleh sebab apa…. semua sudah digariskan. Bahkan konon dulu pernah terjadi negosiasi antara malaikat yang ditugasi mencabut nyawa dengan Alloh.

Malaikat mengatakan “tidak tega” mencabut nyawa, terutama nyawa para Nabi, Wali, Aulia dan orang-orang suci lainnya. Lalu Alloh mengatakan “Akulah yang akan memberikan ‘penyebab’ kematiannya, entah sakit, entah kecelakaan, entah terbunuh dalam perang… itu urusanKU”.

Dengan demikian orang mau mati enak (yang 99% tidak mungkin), mau mati normal, mau mati sulit, itu semua sudah ditakdirkan. Kita hanya berdo’a agar diberi kemudahan  saat sakaratul maut. Do’a sifatnya hanyalah suatu kuwajiban antara mahluk pada Tuhannya, karena do’a adalah ibadah. Hasilnya meriupakan hak prerogatif Alloh. Makanya kita dilarang berdo’a yang sifatnya menuntut. Apalah kelas kita sampai menuntut Yang Maha Kuasa?

Kembali pada masalah takutnya sebagian orang tentang pasang susuk.  Merekapun tidak sepenuhnya salah, sebab susuk dengan khodam jin, apalagi jin kafir, tentu tidak dibenarkan; untuk apa kita kesana-kemari membawa jin…kafir lagi. Jadi di sini bukan berarti tidak / sulit mati tapi kerja sama kita dengan jin kafir itulah yang sebenarnya perlu dihindari. Semua yang bernyawa pasti mati… itu hak dan kuwajiban yang melekat pada mahluk, apapun bentuknya.

Spiritualis sejati sudah banyak yang meninggalkan khodam jin sebagai sarana untuk menumbuhkan power tertentu pada susuk. Mereka sudah beralih dengan khodam berupa do’a dan hizib, serta Asma’ul Khusna dalam memberikan sugesti power pada susuk.

Bagi yang khawatir menyelipkan benda asing di bawah kulit diluar daging, kini ada yang disebut susuk loloh, yakni dengan cara ditelan…  yah pakai pisang atau sekedar air putih. Tuahnya sama. Yang paling kontemporer adalah susuk tersebut dimasukan dalam kapsul, lalu ditelan. Dengan demikian, seolah-olah hanya menelam kapsul biasa. Namun perlu hati-hati, ada paranormal nakal yang tidak memasukan susuk dalam kapsul. Untuk ini, yah resiko pasien karena mereka hanya menelan kapsul kosong. Maka cek dulu isi kapsul, apa benar ada isinya sesuai yang diiklankan. Ada juga fenomena baru yaitu susuk cair… yang relatif lebih aman

Akhirnya, pesan saya. Apapun usaha ghoib Anda, semua teragantung Alloh. Itu hanyalah sarana saja. Misalnya Anda mau ke Jakarta, sarananya apa? Naik kereta api, mobil pribadi, bis antar kota, atau mungkin sepeda motor, terserah. Tapi siapa yang menjamin Anda sampai ke Jakarta? Siapa berani menjamin tidak terjadi kecelakaan yang berakibat fatal? Siapa berani jamin tidak ketemu teman, lalu omong-omong malah dia mengajak ke Surabaya… Tak ada sesuatu apapun terjadi tanpa izin Alloh.

Maka berusahalah… tapi pasrah kan hasil akhir pada Alloh.

Bagi yang berminat menggunakan sarana susuk loloh, klik saja di halaman Produk Ghoib Instant dalam blog ini. Atau klik link ini, Anda akan terhubung dengan Spiritulis Mbak Har… monggo mawon.

Nuwun

Pengelola blog