“Syayiddina Abu Bakar pernah mengancam akan memenggal kepala Aisyah apabila kedapatan dia meminta sesuatu kepada Suaminya, sesuatu yang tidak ada padanya, atau meminta Suaminya melakukan sesuatu yang dia tidak bisa.” Kata Ustads memulai pengajian.

“Istri yang baik selalu tunduk pada kebijakan suaminya… Nabi Adam dulu makan buah kuldi itu karena bujuk rayu Hawa… maka Abu Bakar khawatir sebab Aisyah adalah istri muda yang cantik…. dia takut hal ini membuat Nabi kepayahan lantaran mengikuti apa saja maunya Aisyah. Tapi, alhamdulillah, Aisyah tidak demikian… dia selalu mendampingi Rosululloh dan tidak pernah menyusahkannya,”

“Kalau begitu lain dengan istri Pak Harun…”  Sela Kang Tejo…

“Emangnya kenapa dia…?” Kang Jono nyaut pembicaraan

“Bayangkan, Pak Harun pulang dari sawah… tentu kepayahan, lagian asam urat juga kumat, agak deman dan pusing kepala.. Tapi tiba-tiba istrinya minta dia mengantar ke kota untuk membeli sesuatu, ” Kang Tejo bercerita…

“Lo, kok kamu tahu, Jo?”

“Memang istrinya cerita padaku… katanya ngetes stamina Pak Harun…”

“Lo, kok kamu bisa ketemu istrinya Pak Harun????” Jono penasaran

“Aku kan ngapelin dia kalau Pak Harun lagi ke sawah…”

“Hah? Dasar santri…uedan!

“Dah….sudah… jangan ngrasani orang, kita lanjutkan pengajian,” Ustads marah….