Arnold, si bujang lapuk,  gagal terus dalam menjalin asmara. Hingga usia menjelang kepala 4 belum juga mendapatkan jodoh. Dia mendatangi paranormal untuk berkonsultasi tentang masalahnya. “Yaudah, nih aku kasih Aji Pengasihan Lung Jonggo”

“Pakai puasa Mbah?”

“Ya, 7 hari.”

“Mutih?

“Ya mutih.”

“Ada pati geni?”

“Ya sehari-semalam”

“Do’a dibaca terus-menerus?”

“Ya terus menerus”

Tiga minggu kemudian Arnold kembali ke paranormal: “Wah, nggak kuat jalaninnya, Mbah!”

“Lah, kamu kemaki. Siapa yang suruh ini itu… itu kan maumu.”

Itulah sekedar ilustrasi bagi pelaku agama yang baru tingkat syari’at. Wong tinggal njalankan saja banyak tanya… di Qur’an ada printahnya nggak? Haditsnya mana? Nabi melakukan tidak? Akhirnya kepancal umur belum pernah melakukan ibadah…. tapi sibuk cari dalil ini dan itu? Semoga jadi renungan.

Wong Mbeling